Begini neh kalo abis jalan-jalan ga langsung ditulis di blog...smua kenangan indah lupa. Padahal sekarang sudah jadi sejarah buat aku. Aku lagi kangen Eropa trus buka-buka album foto Scandinavia..jadi inget kalo perjalanan ke Swedia belum diceritain di blog.
Kali ini jalan-jalan nya ga sama aa, tapi aku sama temen-temen satu rombongan kel Mas Eko, Kel Mas Ismail, Uyung, dan Clara. Perjalanan keliling Scandinavia ke kota Swedia dan Norwegia selama sepuluh hari.
**Swedia ke ibu kotanya yaitu Stockholm. Di Stockholm kami mengunjungi Gamla Stan dan Old Town.
Stockholm
Badan kami masih pegel-pegel selama perjalanan sebelumnya, bayangkan saja perjalanan Belanda menuju ke Swedia dengan mobil entah ditempuh beribu2 kilometer dan sampe kudu tidur di kapal. Tapi kami teuteup semangat, walaupun kami pergi meninggalkan hotel agak siangan. Padahal perjalanan dari Karlstad ke Stockholm masih 4 jam lagi. Kami sampe di Stockholm sekitar jam 2 siang dan kami udah kelaperan. Sewaktu mulai memasuki kota Stockholm, aku memperhatikan dinding-dinding tebing batu yang ada di tepi-tepi jalan. Ternyata tebing-tebing batu itu ga dibiarkan begitu aja, tapi dibuat dengan corak tertentu sehingga enak dipandang mata. Dan makin mendekati old town, ternyata Stockholm makin cantik! Apartemen disusun unik dengan tembok warna kuning dan atap berbentuk kubah hitam, banyak juga bangunan dengan dominasi warna merah dengan atap-atap berbentuk unik. Bangunan-bangunan tua nan megah berdiri hampir di setiap sudut kota. Dan yang membuat Stockholm tampak semakin indah adalah karena dimana-mana banyak air! Stockholm memang terdiri dari beberapa kepulauan. Kapal-kapal yang berlabuh di tepi bangunan-bangunan tua, jembatan panjang yang mengitari kota, café-café cantik di pinggir perairan, wah semua membuat Stockholm begitu indah dipandang mata.
Sayangnya, begitu mobil kami parkir di area Gamla Stan (area pedestrian street yang jalannya cukup panjang dan asik), hujan turun cukup deras. Sampai-sampai sambil belanja souvenir kami terpaksa beli payung dan beli sepatu untuk Lala dan Malik yang sepatunya mendadak mangap karena basah. Ga heran kalau kota ini sering mendung dan hujan, karena matahari bersinar di kota ini hanya 2,5 bulan saja dalam setahun. Bahkan ketika winter, cuaca terang hanya 6 jam saja dalam sehari. Wiii biar kotanya cantik tapi kalau cuaca gelap melulu begini mikir-mikir juga kalau ditawarin tinggal disini.
Yang pertama kami lakukan setelah turun dari mobil adalah mengambil uang di ATM, jelas aja mata uangnya beda yang kami punya Euro.
Area belanja di daerah ini luaas banget, kenyang deh kalau mau belanja. HnM katanya berpusat disini, karena itu toko baju ini banyak bertebaran disini termasuk baju yang aku pake banyak saingan hihi. Dan yang bikin betah berada di Stockholm adalah, restoran Asianya! Yup! Banyak banget resto Asia bertebaran dimana-mana! Hwaa ngiri abiz deh. Di Belanda aja ga sebanyak disini. Berikut harganya murah pulak! Pendatang dari negara lain memang banyak di kota ini. Lalu kami mendadak seperti orang yang ga pernah makan sebulan setelah masuk ke sebuah Thai buffee (namanya Pong restaurant, recommended banget dah). Dengan harga yang ga terlalu mahal untuk ukuran buffee, berikut dalam menunya ga ada babi sama sekali, wuaah berpesta pora lah kami. Mana rasanya enak bangeet, cocok sekali di lidah kami yang penggemar makanan Asia. Sampe kami ke tempat ini datang dua kali. Buah-buahan tersaji lengkap, bahkan rambutan pun ada. Anak-anak laper mata ngambil rambutan satu piring, dan habis lho! Buah melon, leci, semangka, kumplit deh kaya di kondangan. Salad juga tersedia, ada salad sayuran, salad cumi dan salad ayam. Menu makanannya, wow, bener-bener kaya di hajatan. Ada nasi putih, nasi goreng, kwetiaw yang enak banget, ada sambel goreng udang, cumi tumis, ayam sate, capcay, daging bumbu kari, lumpia, macem-macem deh. Duuh jadi laper pokoknya kalo inget menunya.
Gamla Stan
Aku suka berada di tempat ini. Walaupun hujan kadang deras kadang rintik turun, tapi aku tetap semangat dong menjelajahi tempat unik ini. Gamla stan berada di salah satu pulau kecil di pusatnya Stockholm. Berada di tempat ini seperti menjelajahi maze kota abad pertengahan. Kota tua Stockholm ini memang mulai ada sejak abad ke-13. Tapi bangunan-bangunan megahnya didirikan pada abad ke 17 dan 18. Katanya gaya bangunan-bangunan di Stockholm banyak terpengaruh dari bangunan di Jerman Utara. Banyak café, restaurant, bar dan tentu saja souvenir shop dengan atribut yang lucu-lucu disini.
Hampir setiap sudut Gamla Stan menarik untuk difoto karena cantiknya. Sayang cuaca kurang mendukung, jadi hasil foto-foto ga terlalu bagus. Kami juga sempat masuk ke jalan tersempit di Stockholm. Namanya ‘Marten Trotzig Grand’ yang lebarnya hanya 90 cm. Ada tangga curam ke atas menuju gang lain. Walaupun tampak agak kusam, tapi jalan ini memang unik. Di Gamla Stan juga ada catedral yang terkenal, tapi kami ga sempat kesana. Lalu ada juga Royal palace. Sebetulnya setiap jam 12 siang ada upacara pergantian penjaga yang cukup asyik untuk ditonton di halaman royal palace ini, tapi waktu kami di Stockholm sungguh singkat, jadi ya ga sempat liat. Saat kami melewati Royal Palace kebetulan sedang ada pergantian satpam. Satpam berbaju tentara berbaris rapi dengan senjata di tangan sambil hormat dan jalan serempak. Anak-anak melongo melihatnya. Lucunya, mereka langsung mempraktekkan apa yang mereka lihat. Rafdi sang komandan, memimpin anak buahnya Lala, Amira dan Malik, berbaris dan berkeliling jalan sambil berbekal payung ditangan. Payung itu dikepitkan di lengan persis seperti senjata, lucu banget ngeliatnya.”Dai-ly..A-gent…Dai-ly…A-gent,” kompak suara mereka menggema di sepanjang jalan. Turis-turis lain tersenyam senyum melihatnya. Malah ada yang langsung menjepretkan kamera melihat kelakuan anak-anak itu. Kelakuan mereka memang lucu sih, setiap orang yang lihat pasti minimal akan melebarkan senyum. Walaupun lama-lama suara keras mereka tentu saja mengganggu orang lain.
Stortorget, square di Gamla Stan
Sayang kami ga bisa berlama-lama di tempat ini karena hujan dan waktu yang mepet. Padahal tempat ini asyik banget menurutku. Dan ternyata stortorget katanya merupakan ‘jantungnya kota’. Ada bangunan cantik didominasi warna merah berdiri anggun disana. Ternyata bangunan itu adalah Borshuset (Stock exchange building) yang didalamnya ada museum noble. Ada pula batu ditengah-tengah square yang merupakan batu pengingat atas tragedi ‘"the Stockholm bloody bath". Tragedi sewaktu lebih dari 100 orang di eksekusi di tempat ini.
Yaa… waktu pun habis. Rasanya belum puas mengitari kota cantik ini. Tapi mobil kami harus segera melaju ke hotel Soalna, yang letaknya aduhai ajaib sehingga sempet membuat kami nyasar-nyasar. Di hotel yang berbentuk bungalow ini ternyata ada dapurnya. Horee..bisa masak! Ga lama, langsung deh tersaji menu makan malam tahu goreng dan sayur lodeh. Hmm..yummy!
Skansen Open Air Museum
Walaupun harus bayar per orang dewasa sekira 10 euro dan anak-anak separuh harga, tapi ga rugi deh pergi ke tempat ini. Mungkin bisa dibilang belum ke Stockholm kalo belum ke Skansen. Museum di udara terbuka ini menawarkan keunikan tersendiri yang bisa membuat kita serasa benar-benar berada di abad ke-18 atau 19. Apalagi di sepanjang jalan tampak beberapa perempuan berbaju Sweden lalu lalang dengan membawa keranjang di tangan. Rasanya kita benar-benar diajak untuk kembali ke masa lalu. Skansen adalah open air museum pertama di dunia yang dibangun pada tahun 1891 oleh Arthur Harzelius. Rumah tempat ia lahir pun bisa kita liat di museum ini. Pergi ke tempat ini ga bisa sebentar, minimal harus setengah harian mengingat areanya yang sangat luas.
Disini kita bisa melihat kehidupan orang Sweden jaman dulu yang memperlihatkan juga bagaimana mereka dulu bekerja. Skansen menjadi semakin menarik karena perpaduan unsur masa lalu dan masa sekarang. Setelah membayar ticket dan masuk ke dalamnya, kita akan menemui eskalator tinggi sekali yang menembus bukit. Setelah keluar dari eskalator, tempat-tempat menarik telah menanti kita. Intinya, tempat ini terdiri dari berbagai jenis taman, rumah-rumah bersejarah berikut cara bekerjanya, centrum desa masa lalu, peternakan, dan kebun binatang dengan normadic animalnya. Tentu saja di dalamnya juga tersedia restaurant beserta toko-toko makanan khas sweden masa lalu.Di jam-jam tertentu malah ada folk dance dan musik khas Sweden.
Berikut ini beberapa atraksi yang ada di dalam skansen open air museum yang sempat kami lewati:
- Ada sekira 150 model rumah jaman dulu yang betul-betul asli dan memang dikumpulkan oleh tuan Arthur. Kalau tidak salah hanya dua buah rumah yang tidak asli.
- Ada rumah yang digunakan sebagai pabrik pembuatan gelas. Kami sempat menonton bagaimana cara mereka membuat gelas sehingga menjadi lucu-lucu bentuknya, malah ada yang berbentuk moose dan jamur segala. Tapi hmh…si peraga meuni jutek pisan, berikut lamaa bener sampe penonton kecewa dan bosen dan akhirnya kami pun satu persatu meninggalkannya.
- Ada pabrik mesin, yang didalamnya segala rupa mesin jadul ada, berikut mesin tik jadul banget juga ada. Oya diluar pabrik mesin ini ada sepeda jadul banget.
- Ada apothek yang menyediakan ramuan obat, salah satunya obat yang bau banget, yang katanya berasal dari setan?. Di seberang apothek ini ada café yang menjual cake. French Cake coklatnya enak!
- Saat perempuan-perempuan berbaju Swedia lalu lalang, langsung deh kami berebutan minta difoto bareng, norak ya J.
- Ada kereta api mini yang keliling skansen, tapi harus bayar lagi. Funicular juga ada, tapi harus bayar lagi juga.
- Aku paling suka berada di centrum desanya, duuh betul-betul serasa berada di masa lalu. Di centrum itu ada batu monumen di tengahnya. Lalu di pinggir jalannya ada warung penjual makanan, permen-permen khas Sweden. Warungnya unik dengan atap rumput. Penjualnya juga pake baju khas Sweden. Dan tentu aja, ada gereja disana, yang sebelahnya ada kuburan. Di depan gereja itu ada lahan buat naro jerami. Dan di dekat monumen batu ada juga restaurant yang modelnya juga khas warung sweden masa lalu. Kalo ga inget waktu, betah deh berlama-lama disini.
- Anak-anak seneng banget berada di kebun binatang. Kandangnya lucu, ada banyak banget dot warna-warni dihias lucu. Malah ada sumur dot segala. Tapi dot nya bauuu. Sepertinya itu dot bekas kucing-kucing.
- Di kandang kambing anak-anak bisa kasih makan kambing pake daun-daun yang ada rantingnya. Amira malah kambingnya dinaekin segala. Sedangkan Aik takut-takut saat ngelus kambing
- Ada normadic animal juga disini, moose dan reindeer adalah binatang yang paling spesial. Selain itu ada beruang dan patung beruang menghadap ke atas, anjing laut dan aquarium juga ada. Sayangnya kami harus bayar lagi kalau mau masuk.
- Dari kebun binatang, kami memasuki area peternakan. Di salah satu rumahnya yang remang-remang ada perempuan Sweden menunggui ‘warung kejunya’. Dia menjelaskan bagaimana proses keju dibuat. Naa di belakang rumah keju itu ada lahan miring yang ujungnya terbuat dari kayu, enak banget buat tempat loncat. Langsung deh kami bergaya loncat disana. Anak-anak hebat berani loncat semua. Tapi ibu-ibu ga ada yang berani, Cuma aku doang hehe. Ternyata difoto dengan gaya lompat itu asik walaupun rada sakit. Tapi aku serasa kembali ke masa anak-anak lagi. Dan saat itu kami puas ketawa-ketawa, menyegarkan hari deh pokoknya.
- Sami camp, unik banget tempat ini. Tempat ini seperti tenda segitiga tapi terbuat dari kayu. Ada nenek-nenek berkepang dan berbaju Sweden di dalamnya yang menjelaskan tentang tempat campingnya orang Sami kalo summer ini. Di dalam tenda ini ada kulit binatang tebel yang dijadikan alas seperti karpet dan ada tempat tidur bayi berbentuk sepatu dari kulit, unik banget.
- Ada rumah tempat lahirnya Arthur, penemu Skansen. Di dalamnya ada ruang tamu, ruang kerja, kamar dan dapur juga. Dapurnya bener-bener jadul banget!
- Ada rumah di atas panggung yang didalamnya kami mendapat penjelasan tentang cara membuat kain/karung dari jerami.
- Ada taman bermain lucu banget dengan 3 ekor domba yang dari jauh bener-bener mirip domba. Kruil-kruil lucu banget bulunya. Disana juga ada jamur-jamur raksasa buat main. Wah orang dewasa aja betah main di tempat ini.
- Rombongan sempet terpisah gara-gara aku dan teman-teman keasikan foto sama patung beruang hehe. Untung akhirnya kami bisa ketemuan lagi di Rose garden.
Begitulah kira-kira gambaran tentang Skansen Open Air Museum. Setelah itu kami sempat ke area Djurjangen lainnya. Sebuah komplek museum dipinggir sungai. Tempatnya indah banget. Ada café di pinggir sungai dekat jembatan yang cafenya didekorasi oleh bunga-bunga merah. Ada kapal-kapal parkir di tepi sungai. Wah cantik banget pokoknya. Karena waktu terbatas kami Cuma foto-foto sejenak disana. Ternyata di tempat itu ada Nordic museum, Vasaat museum alias viking museum (yang didalamnya ada kapal viking besar banget), lalu ada juga Junibanken, tempat kalau mau ikut tour cerita anak-anak terkenal ‘Pipi si Kaus Kaki panjang’. Sayang tempat itu sudah tutup karena ketika kami tiba disana sudah jam 6 sore. Alhasil kami cuma foto-foto aja, padahal penasaran juga sebetulnya. Duuh Stockholm memang ga cukup dijelajah dalam 1,5 hari!
source : http://bundaagnes.multiply.com
foto diambil dari mp mba Agnes dan mba Inne
Showing posts with label our travelling. Show all posts
Showing posts with label our travelling. Show all posts
Sunday, December 18, 2011
Monday, June 27, 2011
our travelling
- Agra, India
- Kolkata (Calcutta), India
- New Delhi, India
- Bali, Indonesia
- Bandar Lampung, Indonesia
- Bandung, Indonesia
- Garut, Indonesia
- Jakarta, Indonesia
- Java, Indonesia
- Malang, Indonesia
- Manado, Indonesia
- Palembang, Indonesia
- Tasikmalaya, Indonesia
- Yogyakarta, Indonesia
- Istanbul, Turkey
- Innsbruck, Austria
- Salzburg, Austria
- Vienna, Austria
- Amsterdam, The Netherlands
- Apeldoorn, The Netherlands
- Delfzijl, The Netherlands
- Eindhoven, The Netherlands
- Groningen, The Netherlands
- Maastricht, The Netherlands
- Rotterdam, The Netherlands
- Scheveningen, The Netherlands
- Schiermonnikoog, The Netherlands
- The Hague, The Netherlands
- Utrecht, The Netherlands
- Volendam, The Netherlands
- Zaandam, The Netherlands
- Zwolle, The Netherlands
- Bad Schandau, Germany
- Berlin, Germany
- Bielefeld, Germany
- Bottrop, Germany
- Bremen, Germany
- Cologne, Germany
- Dresden, Germany
- Dusseldorf, Germany
- Frankfurt, Germany
- Fussen, Germany
- Gorlitz, Germany
- Hamburg, Germany
- Hannover, Germany
- Heidelberg, Germany
- Leer, Germany
- Leipzig, Germany
- Lubeck, Germany
- Meissen, Germany
- Munich, Germany
- Potsdam, Germany
- Regensburg, Germany
- Stuttgart, Germany
- Athens, Greece
- Delphi, Greece
- Santorini, Greece
- Barcelona, Spain
- Cordoba, Spain
- Granada, Spain
- Madrid, Spain
- Antwerp, Belgium
- Brussels, Belgium
- Ghent, Belgium
- Grenoble, France
- Paris, France
- Didcot, UK
- London, UK
- Oxford, UK
- Florence, Italy
- Milan, Italy
- Pisa, Italy
- Rome, Italy
- Venice, Italy
- Bergen, Norway
- Oslo, Norway
- Copenhagen, Denmark
- Odense, Denmark
- Malmo, Sweden
- Stockholm, Sweden
- Budapest, Hungary
- Prague, Czech Republic
- Krakow, Poland
- Geneva, Switzerland
- Interlaken, Switzerland
- Lausanne, Switzerland
- Zurich, Switzerland
- Luxembourg City, Luxembourg
- View my profile
- Create your own travel map or travel blog
- Vacation rentals at TripAdvisor
Thursday, May 19, 2011
Perjalanan ke negeri seribu menara (Turki) edisi Galata tower
Perjalanan hari ke tiga di kota seribu menara ditutup ke galata tower. padahal niatnya mo taksim dan galata. tapi apa daya waktu kami ga cukup, karna pesawat yang akan membawa kami ke Yunani menunggu jam 4 sore. Untuk menuju galata tower dari hotel ku cukup pake tram T1 dan langsung turun di galata. Tower ini berada di atas, jalan nya menanjak. entah kami salah ambil jalan pokoknya jalannya jelek.
Sesampainya diatas ternyata di sekitar tower terdapat banyak orang berjualan dari toko souvenir , pakaian, cafe- restaurant dan juga sudah ramai orang yang mengantri tiket. Harga tiket masuk 10 lira. setelah membayar tiket para pengunjung menggunakan lift kemudian berjalan melalui tangga dan barulah ke bagian balkon ( luar) untuk melihat indahnya panorama kota Istanbul, melihat bophorus dan kota sekitar istanbul.
Dari info yang saya baca Galata Tower atau dalam bahasa Turki nya Galata Kulesi adalah salah satu tower tertua yang paling indah di Istanbul. Menara ini dibangun 528m selama pemerintahan Byzantium oleh kaisar Justianus. Kemudian diambil alih oleh masa kejayaan Turki pada tahun 1453. Menara ini memiliki ketinggian 61 m dan 140 m dari laut., dengan diameter 8,95 m. dan ketebalan tembok 3,75. Di dalam nya terdapat restaurant bukan hanya enak tapi juga spesialis makanan Turki dan Internasional.Kalo malam hari biasanya ada pertunjukan tradisional dan tarian perut yang sensasional.Saya sendiri seh belum mencoba makan di tower karna udah bisa di tebak harganya pasti selangit.
Salah satu ciri galata tower adalah bentuk silinder, tinggi kerucut-capped yang mendominasi cakrawala dan dapat melihat panorama Istanbul.
Dan ini beberapa foto pemnadangan diambil dari atas galata tower.
kira-kira 2 jam lebih kai di tempat ini, kemudian perjalanan menuju bandara.
Salah satu ciri galata tower adalah bentuk silinder, tinggi kerucut-capped yang mendominasi cakrawala dan dapat melihat panorama Istanbul.
Dan ini beberapa foto pemnadangan diambil dari atas galata tower.
kira-kira 2 jam lebih kai di tempat ini, kemudian perjalanan menuju bandara.
Monday, May 16, 2011
Perjalanan ke negeri seribu menara (Turki) edisi Hagia Sophia
Hari ke dua setelah sarapan pagi kami langsung mengantri di Hagia Sophia..ternyata kami harus sabar di antara antrian yang mengular hampir 100 meter. Mana aa kelupaan bawa tripot lagi, tadinya mo balik lagi cuma mikir-mikir kita bakal keilangan banyak waktu. Setelah lebih dari 30 menit akhirnya kami dapat tiket masuk museum ini sebesar 20 lira.
Pemandangan sebelum masuk museum saja view nya menarik.
Hagia Sophia, atau Aya Sofya dalam bahasa Turki, adalah sebuah bangunan bekas basilika, masjid, dan sekarang menjadi museum, di Istanbul. Hagia Sophia ialah gereja katedral (basilika) Bizantium yang dibangun oleh Konstantius, putra Konstantin yang Agung.
Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada hari Selasa 27 Mei 1453 dan memasuki kota itu, Mehmed II turun dari kudanya dan bersujud syukur kepada Allah, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia. Jumatnya langsung diubah menjadi masjid untuk salat Jumat.
Berbagai modifikasi terhadap bangunan segera dilakukan agar sesuai dengan corak dan gaya bangunan mesjid. Pada masa Mehmed II (1444-1446 dan 1451-1481) dibuat menara di selatan. Selim II (1566-1574) membangun 2 menara dan mengubah bagian bangunan bercirikan gereja. Termasuk mengganti tanda salib yang terpampang pada puncak kubah dengan hiasan bulan sabit.
Lantas selama hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai mesjid. Patung, salib, dan lukisannya sudah dicopot atau ditutupi cat.
Pada tahun 1937, Mustafa Kemal Atatürk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Mulailah proyek "Pembongkaran Hagia Sophia". Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.
Sejak saat itu, Gereja Hagia Sophia dijadikan salah satu objek wisata terkenal oleh pemerintah Turki di Istambul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Bizantium yang indah mempesona.
Dibagian kubah terlihat paduan yang tidak biasa Allah dan Muhammad tapi bagian tengahnya terpampang Yesus. Kalo melihat hagia sophia saya jadi teringat dengan Mezquita- Cordoba, mesjid yang dirubah jadi gereja, kebalikan hagia sophia.
Keistimewaan bangunan ini terletak pada bentuk kubahnya yang besar dan tinggi. Ukuran tenghnya 30 m. Tinggi dan fundamennya 54 m. Interiornya dihiasi mosaik dan fresko, tiang-tiangnya terbuat dari pualam warna-warni, dan dindingnya dihiasi ukiran.
**Foto diambil dari samping
**Foto diambil dari tengah
Bagian tengah ruangan di hiasi dengan lampu-lampu, membuat Hagia Sophia terasa megah dan romantis.
Bangunan Hagia Sophia 2 lantai, dan untuk menuju lantai atas pengujung akan melalui lorong seperti gua. Dibagian atas terdapat pameran lukisan dan beberapa cuplikan sejarah Hagia Sophia dan peninggalan lukisan sakral kristen di jaga ketat oleh petugas dan dilarang memfoto dengan blitz. Di bagian atas pun kita bisa melihat sekeliling mewahnya hagia sophia.
Hampir 3 jam kami berada di tempat ini. Karna aa ga habis-habisnya mengambil view. Malam hari sehabis jalan-jalan keliling kota istanbul kami datang lagi hanya untuk mengabadikan Hagia Sophia dimalam hari.
Pemandangan sebelum masuk museum saja view nya menarik.
Hagia Sophia, atau Aya Sofya dalam bahasa Turki, adalah sebuah bangunan bekas basilika, masjid, dan sekarang menjadi museum, di Istanbul. Hagia Sophia ialah gereja katedral (basilika) Bizantium yang dibangun oleh Konstantius, putra Konstantin yang Agung.
Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada hari Selasa 27 Mei 1453 dan memasuki kota itu, Mehmed II turun dari kudanya dan bersujud syukur kepada Allah, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia. Jumatnya langsung diubah menjadi masjid untuk salat Jumat.
Lantas selama hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai mesjid. Patung, salib, dan lukisannya sudah dicopot atau ditutupi cat.
Pada tahun 1937, Mustafa Kemal Atatürk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Mulailah proyek "Pembongkaran Hagia Sophia". Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.
Sejak saat itu, Gereja Hagia Sophia dijadikan salah satu objek wisata terkenal oleh pemerintah Turki di Istambul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Bizantium yang indah mempesona.
Dibagian kubah terlihat paduan yang tidak biasa Allah dan Muhammad tapi bagian tengahnya terpampang Yesus. Kalo melihat hagia sophia saya jadi teringat dengan Mezquita- Cordoba, mesjid yang dirubah jadi gereja, kebalikan hagia sophia.
Keistimewaan bangunan ini terletak pada bentuk kubahnya yang besar dan tinggi. Ukuran tenghnya 30 m. Tinggi dan fundamennya 54 m. Interiornya dihiasi mosaik dan fresko, tiang-tiangnya terbuat dari pualam warna-warni, dan dindingnya dihiasi ukiran.
**Foto diambil dari samping
**Foto diambil dari tengah
Bagian tengah ruangan di hiasi dengan lampu-lampu, membuat Hagia Sophia terasa megah dan romantis.
Bangunan Hagia Sophia 2 lantai, dan untuk menuju lantai atas pengujung akan melalui lorong seperti gua. Dibagian atas terdapat pameran lukisan dan beberapa cuplikan sejarah Hagia Sophia dan peninggalan lukisan sakral kristen di jaga ketat oleh petugas dan dilarang memfoto dengan blitz. Di bagian atas pun kita bisa melihat sekeliling mewahnya hagia sophia.
Hampir 3 jam kami berada di tempat ini. Karna aa ga habis-habisnya mengambil view. Malam hari sehabis jalan-jalan keliling kota istanbul kami datang lagi hanya untuk mengabadikan Hagia Sophia dimalam hari.
Source : pengalaman pribadi dan Wikipedia
Foto : milik pribadi taken by Nikon D90
Saturday, May 14, 2011
Perjalanan ke negeri seribu menara (Turki) edisi Blue Mosque
Mengunjungi Turki seperti pulang ke kampung halaman. Suara adzan berkumandang di mana-mana, yang berbeda hanya wajah dan bahasa, wanita berkerudung ada dimana-mana, arghh rasanya saya merasa aman berada di sini, seperti bukan di tempat wisata. Padahal kalo saya jalan-jalan ke negara lainnya pasti saja pandangan beberapa mata melihat tajam tertuju pada saya. keramahan sekeliling pun seakan mengakanan 'welcome in Turkiye'.
Letak hotel kamipun berdekatan dengan mesjid sultan Ahmed. Setelah istirahat beberapa jam di hotel, kami cepat bergegas karna aa pengen ngerasain shalat jumat.Saya menunggu di luar mesjid, dan aa masuk mesjid. banyak banget turis yang ikut shalat jumat, tapi banyak juga yang hanya membidik foto mungkin buat turis yang bukan muslim shalat merupakan ritual yang aneh. Untuk masuk ke dalam mesjid setiap pengunjung diberikan kantong kresek untuk menyimpan sepatunya. Karna pengunjung membludak jadi ma´mum shalat jumat sampai ke luar mesjid. Saya pun mengamati macam-macam gerakan takbir dan shalat sunat. Ada juga wanita yang ikut shalat jumat.
Selesei shalat jumat aa cerita, katanya shalat disini ada sedikit perbedaan dengan kebiasaan di Indonesia, pertama mamum mendengarkan khutbah, trus shalat 4 rakaat, kemudian ceramah lagi,kemudian shalt jumat seperti biasa. Nah ada kejadian lucu...waktu aa shalat sunat 2 rakaat , ma'mum sebelah aa dengan kata isyarat kalo aa kudu nambah 2 rakaat lagi. cuma aa ga ngikutin.
Setelah selesei shalat jumat, para turis diperbolehkan masuk asalkan sesuai persyaratan pengumuman yang terpampang gerbang masjid. salah satu nya pengunjung diwajibkan memakai kerudung, dan pakaian yang sopan dan panjang. Kerudung dan kantong kresek sudah disediakan oleh pihak mesjid. Jadilah pemandangan saat itu banyak bule berkerudung biru.
Blue mosque atau Masjid Sultan Ahmed kalo dalam Bahasa Turki: Sultanahmet Camii adalah sebuah masjid di Istanbul, kota terbesar di Turki dan merupakan ibukota Kesultanan Utsmaniyah ( dari 1453 sampai 1923). mengapa disebut Blue Mosque karena di masa lalu interiornya berwarna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor asli masjid, maka cat tersebut dihilangkan. Sekarang, interior masjid ini tidak terlihat berwarna biru.
Masjid ini dibangun antara tahun 1609 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed I, yang kemudian menjadi nama masjid tersebut. Ia dimakamkan di halaman masjid. Masjid ini terletak di kawasan tertua di Istanbul, di mana sebelum 1453 merupakan pusat Konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium. Berdekatan juga dengan apa yang dulunya bernama Gereja Kristen Kebijaksanaan Suci (Hagia Sophia) yang sekarang diubah fungsinya menjadi museum.
Jaraknya cukup dekat dengan Istana Topkapı, tempat kediaman para Sultan Utsmaniyah sampai tahun 1853 dan tidak jauh dari pantai Bosporus. Dilihat dari laut, kubah dan menaranya mendominasi cakrawala kota Istanbul.
Arsitek Masjid Sultan Ahmed, Sedefhar Mehmet Aga, diberi mandat untuk tidak perlu berhemat biaya dalam penciptaan tempat ibadah umat Islam yang besar dan indah ini. Struktur dasar bangunan ini hampir berbentuk kubus, berukuran 53 kali 51 meter. Seperti halnya di semua masjid, masjid ini diarahkan sedemikian rupa sehingga orang yang melakukan Salat menghadap ke Makkah, dengan mihrab berada di depan. Dan memang benar kubah dan kaligrafi di dalam mesjid ini begitu megah dan indah.
Saat saya masuk ek bagian dalam mesjid, bagian tengah masjid di batasi oleh petugas. Area bagian depan hanya untuk laki-laki. Jadi saya hanya menunggu di bagian belakang dan aa sendirian mengambil foto bagian tengah dan depan. Bagian tengah mesjid di pasang lampu bundar yang besar.
dan ini bagian mihrab nya
Blue Mosque memang memukau..pantas saja menjadi icon Turki dan menjadi magnet para turis. Seandainya saja saya diberi kesempatan lag, saya ingin kembali lagi ke kota seribu menara.
source : pengalaman sendiri dan wikipedia
Friday, May 13, 2011
Perjalanan ke negeri seribu menara (Turki) edisi istana Topkopi
Setelah puas menikmati Hagia Sophia, perjalanan selanjutnya menuju Topkopi Palace .Untuk memasuki area ini terlebih dahulu kami masuk gerbang yang dijaga ketat oleh
tentara berbaju militer lengkap dengan senjata. Gerbang utama ini disebut imperial gate. Diatas gerbang bertuliskan ayat-ayat dari Al-Quran
yang mengandung arti :
' Dengan karunia Allah, dan dengan persetujuan-Nya, dasar-dasar benteng ini menguntungkan telah dibebankan, dan bagian-bagiannya yang kokoh bergabung bersama-sama untuk memperkuat perdamaian dan ketenangan [...] Semoga Allah membuat kerajaan abadi, dan meninggikan kediamannya di atas paling jelas bintang-bintang cakrawala '
yang mengandung arti :
' Dengan karunia Allah, dan dengan persetujuan-Nya, dasar-dasar benteng ini menguntungkan telah dibebankan, dan bagian-bagiannya yang kokoh bergabung bersama-sama untuk memperkuat perdamaian dan ketenangan [...] Semoga Allah membuat kerajaan abadi, dan meninggikan kediamannya di atas paling jelas bintang-bintang cakrawala '
Gereja Hagia Irene,tidak dihancurkan oleh masa kejayaan Ottoman yang digunakan sebagai gudang dan gudang persenjataan kekaisaran
Berjalan menelusuri taman ..oow..oww antrian tiket sudah mengular, ternyata pengunjung membludak mungkin saat itu bertepatan dengan liburan paskah. Biar ga terlalu banyak waktu terbuang, kami pun membagi tugas..saya mengantri dan aa mencari view yang bagus. Untungnya pihak Topkapi sudah menyiapkan beberapa baris tiket, jadi saya ga terlalu pegel mengantri tiket. Harga tiket masuk 20 lira per person.Tempat ini dibuka hanya sampe jam 5 sore.
Gerbang Salam
Gerbang besar Salam (Arab: BAB-us Selam), juga dikenal sebagai Gerbang Tengah (Turki: Orta Kapi), mengarah ke istana dan gerbang Kedua Topkapi. Gerbang ini memiliki dua menara besar menunjuk segi delapan. Arsitektur menara dipengaruhi masa Bizantium saat kejayaan Ottoman. Gerbang ini pun menjadi akses untuk masuk pantai kerajaan ke kebun istana , melihat laut dan jembatan Bosphorus.
Setelah memasuki gerbang salam ternyata masih kudu ada pemeriksaan tiket, dengan alat ditektor. barulah setelah itu kita leluasa berjalan-jalan di are ini. Istana Topkapi adalah sebuah istana di Istanbul- Turki, yang merupakan kediaman resmi dan utama selama sultan Ottoman selama kurang lebih 400 tahun.
Kompleks Istana ini sangat besar dan memiliki banyak kamar-kamar tapi hanya kamar yang penting yang bisa di akses oleh pengunjung dan dijaga ketat oleh pejabat kementrian dan penjaga bersenjata militer Turki.
Setiap kamar dijadikan museum, dan sekali lagi untuk masuk area kamar ini kudu mengantri. Setiap kamar memiliki satu tema, misalnya
* Kamar yang khusus memamerkan jubah atau kafran dan pakaian perang jaman ottoman yang ukurannya besar-besar.
* kemudian kita juga bisa mengagumi perhiasan yang terbuat dari emerald, rubin, dan diamond..rasanya pengen ngambil satuu aja. perhiasannya indah-indah dan sepertinya pembuatannya sangat rumit.sayangnya tidak diperkenankan mengambil kamera.
*Lukisan berikut cerita jaman kepemimpinan di Turki
*ada juga kamar yang memamerkan tempat duduk raja ( singasana ), tempat buat tidur bayi, karpet, dsb
*Kamar yang khusus menerima tamu kenegaraan
*Dan yang paling utama adalah ruangan besar yang terdapat benda penting dalam sejarah islam.Terdengan kata-kata 'subhanalloh' dan lantunan ayat-ayat Allah dari sertipa turis mulimin saat melihat benda-benda dan pedang Rasullullah. Tongkat nabi Musa, subhanallah ukurannya kecil tapi bisa membelah lautan menjadi dua. Ada replika hajar Aswad dan Kabah beserta cerita. Peralatan perang nabi Daud. Pedang yang pernah digunakan rasulullah dan para sahabat seperti Khalid bin Walid, Syaidina Umar, Syaidina Ali, dan sahabat Rasullullah lainnya. dan lantutan Di tempat ini pun dikumandangkan murrotal Quran secara live..suara bapak tua itu indah..ada rasa haru..damai dan bikin bulu kuduk merinding.
*Kamar untuk sunat. dan sekitar ini banyak banget porselain yang indah-indah. kalo saya amati bentuk dan poselainnya bertipe sama dengan yang saya temui di Granada dan mezquita.
batu kecil di tanah di depan gerbang menandai tempat di mana panji-panji Nabi Muhammad dikibarkan. Wazir Agung atau komandan perang akan dipercayakan dengan ini banner dalam upacara khidmat.
Dibelakang topkapi terdapat kursi-kursi malas yang berderet, sengaja disediakan buat nongkrong sambil menikmati indahnya kota istanbul dan selat Bophorus.
Atau bila perut lapar bisa sambil menikmati menu Cafe tentu saja harganya lebih mahal. Kami memesan goreng kentang dan teh Turki. Walaupun udara saat itu terang dan bercahaya, tapi angin sangat kencang, dan kami pun tetap setia dengan jaket.Oiya akibat udara yang masih dingin , alhasil wc pun ngantriiii..mungkin smua orang bawaanya pengen kencing mlulu...hihi..gitu deh kerugian kalo jalan jalan bukan musim summer.
Waktu Turki sudah menunjukkan waktu shalat Ashar. Di dekat tempat nongkrong disediakan satu ruangan ya istilahnya mushala yang bisa digunakan untuk umum. Mushala ini ada 2 lantai, tempatnya bersih tapi di depan mushala tidak disediakan tempat wudhu. Jadi kami tayamum saja. Karna kita masih berstatus musafir jadi kami shalat jama takhir.
Alhamdulillah , kita bisa menikmati shalat di istana, kapan lagi coba balik lagi kesini :).
Baru kali ini kami shalat dengan tenang di tempat wisata, biasanya kami mencari dulu tempat yang tenang misalnya taman, baru shalat dalam keadaan duduk dan itupun gantian.
Tenang rasanya kalo sudah shalat, kami pun pulang meninggalkan Topkapi dan melanjutkan perjalanan ke underground katedral untuk melihat patung medusa.
Sunday, May 08, 2011
Perjalanan ke Istanbul hari pertama.
Dresden – bandara schoenfeld
Saking ga kuatnya pengen cepet-cepet liburan, aa yang biasanya makan siang balik lagi ke kampus tiba-tiba udah di rumah. Jam 4.30 kami pergi meninggalkan rumah mungilku menuju hbf. Demi tiket hemat kami rela berganti 3 kali transit Dresden-Estrewelda-Blanket- Flughafen Schoenfeld.
Untuk pertama kalinya kita melihat bandara schoenfeld Berlin, ternyata bagus juga Cuma emang ga gitu gede seh, maklum disini bandara untuk pesawat-pesawat murah, tapi pengunjunganya banyakkkk apalagi sekarang musim liburan ostern.
Walaupun Pesawat pagasus yang akan membawa kita ke Istanbul berangkat jam 01.55 malam., tapi kami sudah sampe bandara Scoenfeld jam 7 malam..emang terlalu cepet seh tapi aa tau kalo aku paling ga suka diburu-buru..jangan sampe rencana liburan yang udah disiapkan 4 bulan gagal gara-gara perjalanan Dresden- Berlin telat. 'lebih baik datang lebih awal tapi semua aman' begitulah mottoku :P.
Simbol keberangkatan menunjukkan di lantai atas. Tapi saat diatas kami dibuat bingung karna ternyata ga ada tempat untuk chek in seperti di bandara pada umumnya. Jadi smua yang mau chek in di cek terlebih dulu kudu melewati cek sensor., baru bisa chek in.
Sambil nunggu waktu chek in kami memesan 2 buah gemuse brot (roti sayuran) , kopi, apel dan air. Sudah barang tentu harga persatuannya , lebih mahal daripada harga di supermarket tapi mo bilang apa lagi. Padahal tadinya aku mo bekel, cuma dilarang tuh sama si aa...padahal aku ga suka kalo udah terjebak harga mahal.
Perjalanan Berlin -Istanbul
Di luar Bandara ternyata sudah ada barisan bis dan taksi. Kami menggunakan bis E-10 menuju Ferry di Eminou (pelabuhan). Tiket bis seharga 3,5 lira, bisa dibeli di dalam bis. Tapi lucu nya supir ga memberikan kami tiket cuma ada tanda bunyi aja. Ternyata perjalanan menuju Eminou jauhhhhhh banget , pergi jam 06.35 dan sampe Eminou jam 07.45. Di dalam bis ternyata penuh dengan para turis, dan kami pun berkenalan dengan turis dari Jerman.
Perjalanan Berlin -Istanbul
Untuk pertama kalinya kami menggunakan penerbangan pegasus, ternyata pegasus nyaman juga buat kami. Perjalanan Berlin-Istanbul membutuhkan waktu 4 jam. Kami sampai Istanbul jam 5 pagi. Karna masih pagi dan perut kita juga keroncongan. Kami duduk di cafe bandara sambil shalat shubuh. Aku pesen teh Turki untuk pertama kalinya, kopi, dan borek daging cincang..hmm smuanya enakkk bangett.
Bis akan turun di stasion terakhir yaitu Eminou. Kami beli tiket sekitar 1,7 €, perjalanan sekitar 10 - 15 menit.Sekitar jam 8 pagi kita sudah sampai di Istanbul
Mencari Hotel di Istanbul
Sekarang giliran mencari hotel. Dari Ferry kita menggunakan tram. Tiket tram nya antik pake coin dari plastik kaya coin bombongkar. Hotel kita berada di belakang sultan Ahmed. Sepanjang perjalanan menuju Istanbul kita ketemu dengan orang baik. Ada aja yang orang yang baik hati yang menunjukkan letak hotel kita. Hotel yang kita maksud sebut saja hotel A. ternyata hotel keluarga yaa sedikit tidak profesional seh. Kita pesen 4 bulan sebelumnya tapi dibilang hotel tersebut penuh. Akhirnya kita dipindah ke hotel saudaranya sebut saja hotel B. Kami dapat potongan 30 persen dan tetap dapat jatah sarapan...ada untungnya juga :). Sebenernya kami rada sedikit kecewa seh, kalo bukan karna kedua pemilik hotel memperlakukan kami seperti family dan menu sarapan yang enak, mungkin kami bakal komplain. Kami pun tiduran sebentar di hotel, mandi dan selanjutkan mencari tempat wisata.
Wednesday, May 04, 2011
Amazing Santorini edisi Oia :)
Dari artikel yang saya baca (saya lupa sumbernya) katanya Santorini adalah salah satu tempat romantis di dunia. saya copy paste salah satu artikel yang saya baca.
"Tenggara daratan Yunani di Laut Aegea bagian selatan terletak Pulau Santorini yang menakjubkan. Sebuah pulau vulkanik, Santorini adalah sebuah lingkungan yang kering dengan iklim gurun panas dan curah hujan sangat sedikit, salah satu dari dua lingkungan-satunya dari jenisnya di Eropa. Fira, ibukota, dan Oia adalah dua kota utama untuk mengunjungi di pulau itu. Gedung-gedung dan rumah Santorini adalah fitur pulau paling mencolok, terdiri dari rumah-rumah bercat putih berbentuk kubus, sebagian besar dengan atap yang indah berkubah biru. Iklim panas dan pantai indah berpasir hitam membuat bersantai di pantai dengan minuman lezat kegiatan favorit bagi pengunjung. Santorini juga rumah bagi kebun anggur anggur, dan berbagai sayuran terkenal di dunia, termasuk tomat, terong putih, dan ketimun. Pulau ini juga memiliki sebuah bandara yang menerima penerbangan dari Olympic Air, Aegea Airlines dan Athena Airways. Akomodasi Fantastis untuk anggaran apapun dapat ditemukan di pulau unik megah".
Perjalanan ekskursion dari hot springs berlanjut ke Oia. Sepanjang perjalanan menuju Oia dari jauh terlihat diatas tebing bangunan putih. Paduan yang indah laut biru, tebing curam, bangunan putih dan tanaman pinggir laut. Subhanalloh susah diungkapkan dengan kata-kata saat saya mulei menginjakkan kaki di Santorini. View sekelilingnya baru kulihat...mungkin karna saya sudah mulei jenuh dan kebelenk dengan gedung-gedung eropa.
Kira-kira jam 4 sore boat kami tiba di Oia. Guide kami bilang kalo perjalanan di Oia bebas artinya tidak lagi bersama rombongan. Dari dermaga kami menelusuri tangga yang tinggi dan berkelok-kelok untuk menuju bangunan putih di atas tebing. Kira-kira 30 anak tangga ada 3 orang laki-laki yang menwarkan taxi seharga 5€...sambil kebingunan masa iya ada taksi di atas tangga...oalah ternyata taksi yang dimaksud adalah keledai. Saya menolak untuk naik kuda dengan alasan kasian dengan nasib kuda kebayang dunk udah bawa muatan berat ditambah lagi naik tangga yang berkelok-kelok ahh pokoknya ga tega...belum lagi kalo si kuda ngamuk bisa2 aku terlempar ke laut :P (ini alasan buat penakut).
Entah berapa banyak jumlah anak tangga yang jelas kami kecapean , sedikit-dikit minum sambil ambil foto tapi akhirnya sampai juga ke area gedung putih yang udah di nanti-nanti.
Rumah putih-putih itu ternyata adalah kumpulan hotel, restoran , cafe dan tempat souvenir. Sepertinya area ini hidupnya memang dari turis. Area ini seperti kompleks rumah pada umumnya, bergang sempit kanan, kiri , depan, belakang di kelilingi bangunan putih. Semakin ke ujung kita menemukan objek yang dicari banyak orang, sampe orang reka berjubel untuk ambil view ini.
Kami pun tak melewatkan moment yang paling romantis yaitu mengabadikan Oia saat sunset.
Kami pun tak melewatkan moment yang paling romantis yaitu mengabadikan Oia saat sunset.
Tuesday, April 26, 2011
Basilica Cistern atau Yerebatan Sarnıcı di Istanbul-Turkei
Selanjutnya setelah puas menikmati Aya Sophia dan TopKopi kemudian saya mengunjungi underground katedral atau Basilika Cistern atau disebut juga Yerebatan Sarnıci. Tempatnya memang tidak terlihat jelas seperti bangunan-bangunan yang mendominasi wilayah Istanbul. Tulisan Basilika Cistern atau Yerebatan Sarnıc pun kecil. Jadi kalo sekilas pasti kita terkecoh dan menyangka tempat ini adalah cafe atau restauran. Underground Katedral ini lokasinya berada di seberang jalan dari Sophia Haghia, di seberang gedung kuning Kepolisian Wisatawan di Sultanahmet. Layaknya tempat wisata, pengujung diharuskan untuk mengantri dan membayar 10 Euro per person. Setelah melewati tempat tiket kita akan melewati tangga tangga dan sudah pasti akan terlihat tulisan yang sangat jelas yang kalo dibahasa Indonesia-kan..''hati2 awas jalanan licin' .
Saat masuk ke dalam ruang ini...ckckckkc saya tertegun ternyata ada ya ruang bawah tanah yang dalamnya indah..ditambah dengan pencahayaan lampu yang tenang yang redup dan suhu yang segar ah serasa di negeri dongeng..waktunya melupakan rutinitas. Di dalam nya ada puluhan kolom marmer dan granit yang tersembunyi di bawah jalan-jalan dan rumah-rumah di Istanbul. Di bawah kolom terdapat air dan ikan-ikan besar. Sesekali kadang ada percikan air yang jatuh.
Menurut informasi yang saya baca tempat ini adalah wadah air bawah tanah yang sangat besar yang memiliki kapasitas untuk menyimpan 100.000 ton air. Tempat ini dibangun pada abad ke 6 pada pada masa pemerintahan Kaisar Justinian I atau Kekaisaran Bizantium.
Atap Cistern Basilikai didukung 336 kolom, masing-masing kolom memiliki 143 meter panjang dan lebar 65 meter. . Spasi pada interval 4,9 meter, diatur dalam 12 deretan dan 28 kolom . Dan dibangun 128 meter dibawah tanah.
Di sumur itu terlupakan selama berabad-abad dan ditemukan kembali oleh orang Prancis bernama Peter Gyllius pada tahun 1545.
Oiya bagi pengunjung yang narsis seperti saya (baca: mengabadikan moment di istanbul) di ujung tangga saat masuk wilayah ini ada satu counter foto kostum dengan pakaian khas Tukei satu kali foto harganya 10 lira.
Berjalan sepanjang jalan kita akan melihat kolam wish, katanya kalo kita ber' wish' dan melempar koin.
Belok ke sudut kiri jauh dari sumur, kita bisa melihat dua kepala Medusa. Kedua kepala yang digunakan sebagai dasar kolom; satu posisi terbalik, yang miring lain ke samping. Katanya kedua posisi patung ini asal pasang aja atau kebetulan tapi beberapa sejarah mengatakan kalo patung ini tetap menjadi misteri sampai sekarang, meskipun rumor mengatakan bahwa mereka merupakan daur ulang bangunan antik masa Romawi akhir dan hanya cerita fiktif tapi tetap aja menarik untuk diikuti.
Medusa, seorang peri laut, adalah yang paling indah dari tiga bersaudara Gorgon. Dia didekati oleh Poseidon, dan bercinta dengan dia di sebuah kuil Athena.
Setelah digabungkan dengan Poseidon sebelumnya, dua makhluk melompat dari tubuhnya saat dia dipenggal. Satu, Pegasus, seekor kuda bersayap kemudian dijinakkan oleh Bellerophon untuk membantu dia membunuh chimera itu. Yang lainnya, Chrysaor dari Pedang Emas, masih relatif tidak dikenal hari ini.
Basilica Cistern (Yerebatan Sarnıcı)
lokasi
Yerebatan Caddesi 13, Sultanahmet.
buka dari jam 09.00 sampe jam 17.30 , harga tiket 10 lira
Wednesday, February 23, 2011
Granada & Alhambra ,menikmati peradaban andalusia :)
Diantara rentetan perjalanan liburan ke Spain yang paling berkesan adalah di Granada. Selain kota ini cantik, unik dan syarat dengan sejarah Islam. Pergi dari Cordoba tanggal 29 dan berada di Granada sampai 31 Desember 2006. Dari Cordoba menuju Granada kami menggunakan bis kira-kira sekitar 5 jam dan harganya pun ga mahal. Sore hari tibalah kami di Granada, cari-cari hotel dan ternyata letak hotel kami dekat dengan pusat kota. Istirahat sebentar di hotel yang kamarnya bernuansa hijau kemudian kami berjalan-jalan disekitar centrum.
Pagi hari nya kami langsung menuju pusat wisata utama yaitu Alhambra. Pusat wisata Alhambra ada diatas bukit. Sebenernya tersedia juga bis wisata, tapi saya melihat banyak wisatawan lainnya berjalan kaki dan jadi nya kami putuskan juga buat jalan kaki saja, itung-itung olah raga dan penghematan biaya..namanya juga liburan.
Begitu masuk wilayah Alhambra kami langsung menuju tempat tiket. Ternyata antrian pembelian tiket sudah mengular. Untunglah kami sudah punya tiket yang dibeli secara online jadi hanya tinggal diganti dengan tiket masuk yang sebenernya, itu pun tetep mengantri cuma ngantrinya ga terlalu panjang. Tidak sampe satu jam tiket berwarna hijau pun sudah ada ditangan kami.
Alhambra adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari kekhalifahan bani ummayyah di Granada , Spanyol. Bagian selatan (dikenal dengan sebutan Al-Andalus ketika benteng ini didirikan), yang mencakup wilayah perbukitan di batas kota Granada. Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya.
Alhambra ini adalah simbolnya kota Granada. Alhambra ini dibangun pada masa pemerintahan dinasti Nasrid yakni pertengahan abad XIV, ketika Islam lagi dalam masa jaya-jayanya di Andalucia. Granada sebagai salah satu pusat budaya dan kota wisata terindah di Spain . Alhambra sangat luas banget dan dibagi beberapa tempat utama yaitu: Alcazaba, Nasrid Palace, Rauda, Medina dan Generalife.Memasuki area ini bebas waktunya kecuali Nasrid Palace yang waktunya sudah ditentukan. Katanya karena Nasrid palace ini umur bangunannya sudah tua dan ukurannya kecil, maka dibatasi jumlah pengunjungnya.
Nazir Royal Palace
Nasrid palace,adalah jantung nya Alhambra dulunya sebagai istana raja, taman di sekitar istana, di tempat ini ada kamar pribadi penguasa pemerintahan saat itu, banyak rumah-rumah kerabat raja dan juga tempat mandi
Memasuki area Nasrid Palace pasti akan berdenyak kagum...ga berhenti mengucap Subhallah...karna setiap bangunan sangat detil dengan dekorasinya yang dipenuhi arsitek islam dan kaligrafi arab .Dan hiasan-hiasan dinding setiap ruangan, tertulis kamilat 'Wa laa gholibu illa Allah' artinya tiada Tuhan selain Allah. Ahh pokoknya tempat ini indah ga bisa diunggakapkan dengan kata-kata. Pokoknya serasa masuk ke peradaban andalusia.
Yang paling membuat kami berdecak kagum adalah kubah yang indahh sekali, seperti ini fotonya
The Patio de los Leones adalah sebuah tempat pengadilan yang dikelilingi oleh 124 tiang marmer putih yang dindingnya penuh relief islam. Dibagian tengah dihiasi oleh jenis dedaunan. Dan dibagian tengah.tengah tempat peradilan terdapat Fountain atau air mancur yang disokong oleh 12 singa putih. Tokoh-tokoh dari dua belas singa yang terbuat dari marmer putih itu sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dan Fountain melambangkan kesejukan. Seorang penyair (Ibunu) mengatakan'Berbahagialah mata yang melihat keindahan taman ini ".
Yang paling membuat kami berdecak kagum adalah kubah yang indahh sekali, seperti ini fotonya
The Patio de los Leones adalah sebuah tempat pengadilan yang dikelilingi oleh 124 tiang marmer putih yang dindingnya penuh relief islam. Dibagian tengah dihiasi oleh jenis dedaunan. Dan dibagian tengah.tengah tempat peradilan terdapat Fountain atau air mancur yang disokong oleh 12 singa putih. Tokoh-tokoh dari dua belas singa yang terbuat dari marmer putih itu sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dan Fountain melambangkan kesejukan. Seorang penyair (Ibunu) mengatakan'Berbahagialah mata yang melihat keindahan taman ini ".
Alcazaba atau Albaicin , dulunya benteng pertahanan
Generalife Gardennya adalah taman luas banget.
stana musim panas pada dinding benteng adalah Ǧanna (t) al-ʿ Arif (Taman arsitek '), dari mana kata dalam bahasa Spanyol kemudian Generalife itu. Ein Spazierweg unter Zypressen führt zu den Gartenanlagen. Sebuah berjalan di antara pohon-pohon cemara yang mengarah ke taman. Im Palacio de Generalife befindet sich der Acequia-Hof mit seinen Wasserspielen. The Palacio de pertanian Generalife adalah Acequia, dengan fitur airnya.
Oiya disekitar area ini juga dijual souvenir -souvenir dan foto kostum ala timur tengah.
Subscribe to:
Posts (Atom)


















