Showing posts with label corat coret aa. Show all posts
Showing posts with label corat coret aa. Show all posts

Thursday, December 10, 2009

Kartu lebaran bikinan aa

Ternyata aa bisa juga berkreasi....
Tiba-tiba pas buka Fb..eeh ada card dari aa...lucuuuu. emang seh kartunya ga jauh2 dari kerjaan dia sehari-hari. Trus aku tanya di card ini apa tujuan yg mo disampaikan...
katanya gini.. ini adalah grafik transisi Fase dari sebuah fase teratur ke fase yang tidak teratur...diantara kedua fase itu ada daerah unstabil atau critical point...jadi kalo dalam hidup di antara dua pilihan pasti ditengah-tengah nya akan melalui fase yang tidak stabil. Dan Gafik sebagai control parameter sejauh mana kita melangkah.

Selamat hari raya Idul Adha, smoga kita selalu dilindungi oleh Allah dalam setiap langkah :)..amienn.

Friday, July 17, 2009

Mengurus resident Permit ke Jerman

Berhubung banyak pertanyaan tentangpengurusan resident permit dari Belanda ke Jerman. Di bawah ini ada sedikit paparan, smoga berguna :

Tahun 2009 kami migrasi dari Belanda (Groningen ) ke Jerman untuk mencari sesuap nasi. Pindah beda negara ini ga pake acara pulang kampung ke Indonesia.
Waktu itu ngurus visanya di konsulat Jerman di Amsterdam. Malah kita ngurus visanya cuma 3 minggu sebelum ke Jerman karena dapat keputusan postdocnya baru awal Desember.
Surat2 yang diurus sama seperti halnya waktu ke Belanda. Dan menurutku lebih mudah di bandingkan apply Visa ke Uk.
syarat-syaratnya :
- bikin janji dengan kedutaan Jerman.
- Passport
- Residence permit di Belanda
- Surat undangan/ kontrak kerja dari Univ atau tempat kerja di Jerman
- Akta lahir (tidak dibutuhkan tapi di bawa aja jaga2 siapa tahu ada aturan baru )
- Pas Foto bisa dibikin dikonsulat disana ada mesin foto mesin dan cukup membayaruang recehan kalo ga salah 6E.
- Surat keterangan nikah bagi yang udah menikah, surat ini sementara bisa pake yang berbahasa belanda waktu apply visa, tp nanti harus di terjemahin ke dalam bahasa Jerman kalo pas ngurus resident permit di Jerman. Di jerman ada beberapa tempat penerjemah resmi Indonesia - Jerman yang udah di sumpah dan diakui pemerintah Jerman. Dan orang penerjemah juga bisa berbahasa Indonesia dengan Fasih..waktu itu bayar visanya kalo enggak salah sekitar 90 € .
Kalo waktu nama akudan tgl. lahirnya udah dimasukkan dalam surat undangan dari Max planck, kata sekretaris di max planck katanya biar enggak ada maslah waktu apply visa...dan ternyata bener..alhamdulillah prosen kepindahan kami lancar :)

Intinya-surat2 yang dulu pernah di pake untuk apply visa ke Belanda bisa di pake lagi enggak perlu ada terjemahan ke Jerman, hanya surat keterangan nikah aja yang perlu diterjemahin itupun bisa dilakukan nanti setelah stay di Jerman sebelum apply resident permit. Karena visa yang kita dapat di konsulat hanya berlaku 3 bulan kita harus apply lagi resident permit pas udah stay di jerman tp gampang kok..applynya cuma di Balai kota jadi enggak seribet di Belanda.

Pengambilan Visa saat itu menjelang tahun baru...dan petugas di konsulat bilang kalo sebenernya 2 hari menjelang tahun seharusnya kami libur..tetapi untuk yg apply pekerja ahli dan scientists tetap kami dahulukan ..senangnyaaa... :)

oiya..karna aku pindahnya dari eropa jadi aku yg statusnya sbagai partner ga diharuskan lulus bahasa Jerman sampe level A2..tapi kalo dari Indonesia kata temen2ku wajib hukumnya..

sgitu dulu....

lebih lengkap bisa dibaca disini :
http://www.den-haag.diplo.de/Vertretung/denhaag/nl/Startseite.html

Monday, June 01, 2009

ISIS

sekarang saya mo bercerita tentang perjalanan ke ISIS. ini dalah perjalanan ke dua kalinya sejak tahun 2007 . eksperimen pertama dilakukan saat masih sbg PhD student di univeristas Groningen Belanda, saat itu ada kesempatan melakukan muon eksperiment kolaborasi dengan pak Agung dari ITB dan Watanabe dari Riken Japan, eksperimen dilakukan di fasilitas Riken yang ada di ISIS. sedangkan yang kedua di lakukan untuk eksperimen single crystal neutron diffraction yang merupakan salah satu fasilitas di ISIS. untuk eksperimen ini alhamdulillah proposal kita telah temasuk dari sekitar 30 proposal yang diterima dan menyisihkan seribuan lebih proposal lainnya dari berbagai disiplin ilmu.

ISIS adalah salah pusat riset untuk pulsed neutron dan sumber muon yang terletak di Rutherford Appleton Laboratory (RAL) , Harwell kampus dekat Oxford, UK. Harwel kampus adalah salah satu pusat riset yang memiliki word class fasilities, disana terdapat Diamond Synchrotron, pusat fasilitas laser, pulsed neutron dan muon source, dan berbagai fasilitas lainnya.

Sebelum menjelaskan bagaimana mereka membuat Synchrotron, neutron dan muon dengan proses yang sangat efisien, pertama saya akan bercerita dulu tentang perjalanan ke UK (United kongdom) itu sendiri. UK adalah gabungan dari 4 negara yaitu : Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia dan Wales . Walaupun UK termasuk dalam Uni eropa tetapi tidak termasuk ke dalam schengen jadi untuk masuk UK diperlukan visa khusus.

Ada sedikit percedaan dalam tatacara apply visa ke UK antara di belanda dan di Jerman. waktu di belanda, setelah kita buat appoinment via internet kita langsung datang ke konsulat UK di Amsterdam, diwawancara langsung disana, dan bisa langsung dapet visa hari itu juga.

Monday, May 11, 2009

berkencan dengan Neutron di BENSC (Berlin Nuetron scattering)



untuk ketiga kalinya sejak tahun 2007, saya melakukan eyperiment di BENSC yaitu singkatan dari Berlin Neutron Scatering. BENSC itu merupakan bagian Dari The Helmholtz Centre Berlin for Materials and Energi. Helmotz center ini mempunyai dua fasilitas besar untuk riset di bidang material dan energi yaitu Reaktor riset BER II dan Berlin synchroton (BESSY). Reaktor riset BER II, terletak di Wansee, sedangkan BESSY terletak di Adlershof. Total budget untuk kedua fasilitas ini mencapai 110 juta Euro, saya belum bisa membayangkan kapan di indonesia punya fasilitas seperti ini..

BENSC merupakan experiental hall di lingkungan BER II. Untuk bisa experiment disini harus melalu prosedure yang cukup berbelit, pertama kita harus mangajukan proposal. dalam satu tahun ada 2 periode untuk pengajuan proposal yaitu maret dan september. Setiap proposal akan di seleksi oleh tim review dan kemudian diputuskan di terima atau di tolak. Alhamdulillah selama ini proposal kita tembus terus sehingga bisa melewati hambatan pertama. yang kedua karena saya orang indonesia maka sebelum experiment harus mengirimkan data pribadi dan surat dari supervisor minimal 2 bulan sebelumnya, karena mereka akan melakukan screening dan melihat latar belakang kita apakah terlibat hal2 yang tidak baik sperti terorisme atau tidak...., beruntung selama ini saya bukan aktifis...kl pun ikut demo cuma ikut2an sebagai penggembira.. :) sehingga bisa melewati tahapan screening ini.

lho knapa repot2 ngukur di BENSC?...
karena salah satu riset saya mempelajari magnetik struktur dari material tertentu, untuk penentuan magnetik struktur tidak bisa dilakukan di lab biasa karena harus menggunakan nuetron sebagai sumber cahaya. mungkin kita sudah pernah belajar waktu SMA bahwa atom terdiri dari inti dan elektron, dimana inti atom umumnya terdiri dari proton dan neutron yang di sebut nukleon dengan jumlah yang umumnya sama. sebagai contoh dalam Carbon-12, jumlah proton 6 dan nuetron 6. tetapi kl isotope Carbon-14 terdiri dari 6 proton dan 8 Neutron. Neutron sendiri tidak bermuatan tetapi mempunyai massa. dalam keadaan normal, neutron sangat stabil bersatu dengan inti. tetapi nuetron bebas sangat tidak stabil, life timenya kurang dari 15 menit. neutron bebas ini dihasilkan dari reaksi nuklir baik fissi maupun fusi. didalam reaktor riset, netron bebas rekasi nuklir diarahkan melalui mochromator sehingga mempunyai panjang gelombang tertentu. Sebenarnya experiment nuetron diffraction prinsipnya mirip X-ray Diffraction (XRD), yang membedakannnya kl x-ray baik normal x-ray atau synchroton beriteraksi dengan awan elektron di sekeliling inti sedangkan neutron akan berinteraksi dengan Inti , selain itu neutron dapat berinterakasi dengan medan magnet dari electron bebas sehingga bisa digunakan untuk penentuan baik kristal maupun magnetik struktur.

Karena radiasi nuetron sangat berbahaya bagi kesehatan, maka setiap users di beri Dosimeter yaitu alat untuk mendeteksi seberapa banyak radiasi yang telah kita terima. selain itu setiap habis experiment kita harus melewati detektor radiasi untuk mengetahui apakah kita sudah kena radiasi atau belum. kl si detektor bilang bersih maka kita bisa melenggang keluar pintu tapi kl bunyi atau kena radiasi maka harus di periksa dulu oleh petugas radiasi...untungnya selama ini daku masih aman2 saja.

Ada satu hal lagi, untuk masuk ke lingkungan experimantl hall, seperti masuk penjara.. ada pengawas yang bersenjata apa dan kita harus menukar khan kartu ID kita dengan kartu khusus untuk masuk ruang experiment. setelah itu kita diharuskan melewati detektor logam dan tidak diperkenakan membawa peralatan elektronik seperti hp maupun kamera..selain itu CCTV ada dimana2.

udah dulu ah.....yang sedang iseng nulis sambil berkencan denga si nuetron...he...he..
Related Posts with Thumbnails